Skip to content

7 Cara Belajar SEO Untuk Pemula (Panduan Mendalam)

TokoDaring.Com – 7 Cara Belajar SEO Untuk Pemula. Banyak perusahaan atau organisasi yang selalu mengandalkan situs website single mereka sebagai mesin usaha. Itu berarti mereka akan selalu menganggap bahwa itu juga merupakan aset merek (brand asset) terbesar mereka. Oleh karena itu mereka terus dan merasa perlu agar mampu menunjukkan otoritas, kepercayaan, dan keahlian.

Cara Belajar SEO Untuk Pemula

Artikel terkait

Google AdSense

Mengoptimalkan situs website bisnis anda untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan menampilkan karakteristik ini merupakan apa yang kami sebut dengan proses dasar SEO.

Namun, sebelum kita menyelami seluk-beluk SEO lebih lanjut, kami selalu merekomendasikan untuk selalu melakukan analisis mendalam tentang hubungan bisnis dan konsumen anda sendiri.

Di TokoDaring.Com, kami melakukannya ke dalam tiga cara:

  1. Memeriksa bagaimana dan mengapa individu menemukan dan mempertimbangkan produk atau layanan kami.
  2. Memeriksa perilaku online pelanggan kami (misalnya: kata kunci pencarian, pertanyaan, dan saluran atribusi).
  3. Memeriksa kriteria demografis dan psikografis pelanggan (misalnya, apa yang mereka sukai dan apa yang mereka cari).

Dengan memahami dan menindaklanjuti data-data ini, maka akan menempatkan anda pada langkah pertama untuk melakukan kampanye SEO yang tepat.

Jadi tanpa basa-basi lagi, mari kita tentukan proses pengoptimalan SEO yang seperti apa, strategi yang harus diambil, dan bagaimana hal itu dapat membantu presensi (kehadiran) bisnis online anda.

Dasar SEO

Dalam hal apapun, ketika anda ingin mempelajari sesuatu, maka anda harus memahami objek yang ingin di pelajari.

Dalam hal SEO, cara belajar SEO yang paling ampuh adalah dengan memahami objek yang ingin dipelajari, yaitu SEO itu sendiri.

Search Engine Optimization (SEO) adalah proses mengoptimalkan situs website untuk menangkap lalu lintas (trafik) organik sebanyak mungkin melalui mesin pencari dan mengubah lalu lintas tersebut menjadi hasil bisnis yang terukur (konversi).

Sederhananya, SEO adalah proses mencoba mengarahkan orang agar mengunjungi situs website target ketika mereka mengetikan kata atau beberapa kata melalui mesin pencari.

Misalnya, jika anda mengetikan kata di Google “apa itu toko online”.

Dan ada lebih dari 100 juta halaman website yang dengan sengaja mengoptimalkan konten untuk frase kata kunci tersebut sehingga orang akan mengklik satu atau beberapa situs website yang muncul.

Setelah mereka mengklik situs website itu, mereka akan membaca informasi, menelusuri, mendaftarkan diri untuk kiriman newsletter atau bahkan membeli produk.

Prosesnya sebenarnya cukup sederhana, tetapi SEO juga melibatkan banyak jargon dan strategi-strategi yang mungkin sulit dipahami pada awalnya.

Untuk mempermudah, maka kami memutuskan untuk mendefinisikan beberapa istilah yang mungkin akan di bahas dalam artikel ini.

  • E-A-T: Keahlian, Otoritas, Kepercayaan. Serangkaian pedoman yang disarankan Google kepada pemasar untuk mengevaluasi apakah konten mereka memenuhi kriteria ini. Lihat disini, karena kami pernah menerbitkan artikel tentang Google EAT & YMYL.
  • UX: Pengalaman pengguna.

Pentingnya SEO

Pertanyaannya sekarang adalah, mengapa SEO begitu penting ? Jika anda orang yang baru terjun dalam dunia marketing, apakah penting untuk belajar SEO ? Atau bagaimana cara belajar seo untuk pemula yang efektif.

Dulu pada awalnya kami tidak mengerti SEO, dan bahkan berfikir untuk tidak perlu menganggapinya. Dan semakin masuk dalam dunia bisnis, kami berfikir bahwa itu akan membawa kami dalam kekalahan persaingan.

Karena belajar SEO bukanlah hal yang sulit. Bahkan banyak cara belajar SEO dan itu bisa dilakukan sendiri. Bonusnya, jika dilakukan dengan benar, SEO adalah hadiah yang terus memberi manfaat.

Kami berfikir bahwa keuntungan dari memaksimalkan SEO adalah seperti mendapatkan bunga deposito pada sebuah investasi.

Dan ini adalah beberapa manfaat SEO untuk bisnis anda, antara lain:

  • Biaya rendah dan ROI tinggi: Meskipun kampanye iklan adalah hal yang bagus untuk klik jangka pendek, tetapi prospek akan hilang begitu kampanye di matikan. Tetapi di sisi lain, SEO adalah investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan nilai merek atau produk dan memberikan ROI yang jauh lebih tinggi dalam jangka panjang.
  • Rasio Klik Tayang (RKT) yang lebih tinggi: Semakin tinggi peringkat konten di mesin pencari, maka semakin besar kemungkinan orang akan mempercayai dan mengklik halaman website.
  • Peningkatan Brand Awareness: Menempatkan konten atau halaman pada peringkat SERP akan membantu menempatkan merek anda di depan lebih banyak audiens.
  • Membuat lebih banyak interaksi dengan pembeli: Lebih dari 50% pembeli melakukan riset sebelum mereka benar-benar melakukan pembelian, konten yang di buat akan dapat memberikan titik kontak lain untuk memelihara prospek di seluruh chanel penjualan.
  • Trafik yang berkelanjutan (sustainable): Satu blog peringkat tinggi dapat menarik lebih banyak trafik dengan sedikit biaya atau tanpa biaya sama sekali jika dibandingkan dengan kampanye PPC (Pay Per Click).
  • Prospek yang lebih berkualitas: Menyediakan konten berkualitas dapat membantu memenuhi niat pengguna dan membangun kepercayaan yang lebih tinggi dengan pelanggan. Membuat mereka cenderung beralih ke merek atau produk anda untuk keputusan atau informasi belanja di masa mendatang.

Dengan mempertimbangkan banyak manfaat di atas, maka kunci SEO sekarang adalah memahami semua seluk-beluk kecilnya dan mempelajari cara melakukannya dengan cara yang benar.

7 cara mudah belajar SEO untuk pemula

Dan baiklah, Sesuai judul artikel ini….. Apa saja yang termasuk dalam 7 langkah mudah dan cara belajar SEO untuk pemula yang benar-benar efektif ?

1. Bangun pondasi teknis yang kokoh

Sayangnya, semua yang akan kami bicarakan sama sekali tidak berguna jika situs website anda memiliki kesalahan teknis yang bersifat substansial yang justru menghalangi untuk mendapatkan peringkat yang lebih tinggi di halaman mesin pencari.

Banyak sekali konten-konten yang baik, tetapi sayangnya mendapatkan hambatan yang bersifat teknis, seperti masalah kecepatan loading halaman atau pengindeksan.

Google menghargai SEO teknis karena SEO teknis berpengaruh besar pada pengalaman pengguna.

Misalnya, jika halaman website anda dimuat dengan lambat dan pengguna membatalkan kunjungannya.

Hal ini sebenarnya sudah harus dapat diantisipasi ketika Google memperkenalkan Core Web Vitals.

Google meluncurkan proyek Core Web Vitals pada tahun 2020 yang mengukur:

  1. Largest Contentful Paint (LCP): Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memuat halaman.
  2. Cumulative Layout Shift (CLS): Seberapa stabil element-element visual ketika proses pemuatan halaman.
  3. First Input Delay (FID): Berapa lama hingga pengguna dapat melakukan interaksi dengan situs website.

Core Web Vitals memberi developer dasar-dasar yang harus di jangkau untuk membuat UX (User Experience) yang solid.

Laporan UX Chrome (Pada browser Chrome) memungkinkan anda untuk melakukan uji situs website dan mendapatkan informasi CWV guna melihat apakah diperlukan perubahan atau perbaikan.

Untuk setidaknya mendapatkan hasil positif dalam peringkat hasil pencarian selain Core Web Vitals, kami harus memberikan saran kepada anda untuk fokus pada faktor-faktor berikut:

(Untuk memahaminya lebih detail), kunjungi setiap tautan yang kami sematkan).

  • Hosting: Cari host dengan kualitas yang baik, server yang dekat dengan lokasi bisnis dan paket hosting yang dapat diskalakan dengan perkembangan situs website anda. Faktor penting lainnya, adalah seperti backup dan sertifikat SSL yang begitu penting untuk website eCommerce.
  • Menempatkan file dan data website anda pada hosting yang tepat dan berkualitas baik akan benar-benar sangat membantu pengoptimalan SEO anda. Lihat disini tentang bagaimana memilih hosting yang tepat.
  • Content Management System (CMS): Membuat halaman website menggunakan CMS seperti WordPress akan sangat memudahkan jalan anda sebagai pemilik bisnis dan pemasar untuk menangani situs website tanpa memahami teknik pemrograman. Lihat artikel ini tentang apa itu CMS (Content Management System).
  • URL: Membangun struktur URL yang SEO-friendly penting untuk proses pengindeksan pada mesn pencari. Bagaimanapun struktur URL akan memuat rangkaian yang salah satu utamanya adalah nama domain. Artikel berikut tentang memilih nama domain yang tepat akan memberikan struktur website anda menjadi lebih sempurna.
  • Perayapan dan pengindeksan (crawling dan indexing): Kesalahan perayapan dan pengindeksan yang disebabkan oleh tema atau tag di dalam file robots.txt yang salah konfigurasi akan memblock situs website ditampilkan pada halaman hasil pencarian. Lihat disni tentang crawling dan indexing mesin pencari
  • Peta situs (Sitemap) XML: Membuat peta situs (Sitemap) XML dengan semua URL yang ada pada website anda adalah cara yang bagus untuk membantu halaman website diindeks dengan benar dan dirayapi dengan lebih cepat.
  • Sitemap HTML (Opsional): Jika membuat sitemap XML penting untuk konsumsi mesin pencari, maka membuat sitemap HTML juga menjadi penting untuk pengunjung website. Sitemap HTML biasanya berbentu seperti sebuah halaman yang berisi semua link ke setiap konten yang ada di website, contohnya adalah halaman HTML sitemap website ini.
  • Kecepatan loading halaman: Kecepatan pemuatan atau loading sebuah halaman menjadi begitu penting untuk menentukan peringkat. Beberapa tips untuk meningkatkan kecepatan halaman termasuk mengompresi gambar, menggunakan format generasi berikutnya, membatasi JavaScript, dan membatasi pengalihan kami pernah terbitkan pada artikel optimasi website ecommerce.
  • Responsif, mobile friendly dan mobile first indexing: Kecepatan halaman kedua yang juga tidak kalah penting adalah daya tanggap seluler. Membuat situs website yang responsif pada perangkat seluler memungkinkan situs website dirender dengan benar dan dimuat dengan cepat pada perangkat seluler. Lihat artikel tentang mobile first indexing.
  • Duplikat Konten: Hilangkan konten duplikat yang justru akan mengkanibal peringkat kata kunci anda. ATau buat canonical tag pada konten asli juga dapat membantu mengurangi kesalahan duplikat konten.
  • Protokol HTTPS: Pastikan situs website sudah dioptimalkan dengan sertifikat Secure Sockets Layer (SSL) untuk melindungi pengguna yang mengunjungi situs website anda. Chrome akan memberikan peringatan kepada pengguna yang mengunjungi situs website tanpa sertifikat SSL. Pelajari juga tentang penempatan HSTS pada website eCommerce.
  • Redirect 301: Memiliki redirect bukanlah hal yang bagus, tetapi membuat pengalihan konten lama atau duplikat dengan pengalihan 301 adalah cara yang bagus untuk mentransfer ekuitas tautan yang ada ke halaman baru untuk membantu peringkat lebih tinggi.
  • Kesalahan HTTP (HTTP Error): Kesalahan kode 4xx, seperti error 404 (not found), menandakan bahwa ada sesuatu di halaman website anda yang hilang atau rusak dan harus diperbaiki untuk membantu peringkatnya kembali. Lihat juga artikel kami tentang peringatan error https is invalid and might prevent it from being indexed yang baru-baru ini terjadi pada search console.

Coba tuliskan semua daftar masalah yang anda miliki yang ada pada situs website anda dan coba untuk diperbaiki.

Atau bekerjalah dengan pengembang untuk menyelesaikannya sebelum anda mulai menerbitkan konten.

Untuk perincian yang lebih mendetail tentang faktor-faktor SEO teknis, lihat Technical SEO website ecommerce. Atau lihat artikel tentang Praktik terbaik SEO off-page.

Untuk menemukan hosting provider website dengan kualitas yang baik, coba lihat halaman penawaran hosting yang ada di website ini, Hosting provider berkualitas di indonesia.

2. Pelajari bagaimana cara melakukan keyword research dengan benar

Setelah anda belajar SEO dengan cara membangun fondasi teknis yang kuat.

Kini saatnya saatnya untuk masuk ke aspek SEO yang lebih terperinci, yaitu bagaimana menemukan kata kunci (keyword) yang tepat.

Secara umum, kami mengelompokkan kata kunci ke dalam dua kategori yang disebut:

  1. Seed Keywords: Seed keywords adalah kata kunci dengan pencocokan kata yang relatif singkat (1-3 kata) yang terkait dengan layanan, produk, atau topik terpenting bisnis anda. Misalnya, jika Anda membuat situs website untuk berdagang adalah “Supplier Sayuran” atau “Supplier terdekat”.
  2. Long tail Keywords: Long Tail Keywords atau kata kunci ekor panjang adalah kata kunci yang lebih panjang (lebih dari 3 kata) yang terkait dengan kueri tertentu. Misalnya, “Supplier Restoran Seafood Di Jakarta Selatan” atau “Beli Daging Sapi Tenderloin Online di Jakarta” adalah contoh kata kunci berekor panjang yang bagus.

Sangat baik jika anda bisa menempatkan seed keyword pada menu Navigasi utama anda, yang juga akan menyertakan kata kunci unggulan yang terkait dengan topik, layanan, atau lini produk yang kebih luas.

Di sisi lain, kata kunci berekor panjang akan digunakan untuk posting blog dengan kualitas yang bagus dan informatif atau berbagai bentuk konten yang menarik langsung dengan apa yang pengguna inginkan.

Umumnya, banyak bisnis kecil cenderung dan hanya fokus pada kata kunci ekor panjang untuk layanan yang lebih khusus karena di anggap memiliki persaingan yang lebih rendah.

Anda juga dapat mempertimbangkan untuk membuat halaman pilar terpisah di sekitar kata kunci unggulan di situs website untuk membantu mereka mendapat peringkat lebih tinggi di mesin pencari.

Misalnya, memiliki halaman topik luas yang hanya terkait dengan suatu topik tidak akan mendapat peringkat lebih tinggi dari postingan yang membahas secara mendalam tentang suatu topik lainnya.

Sedangkan membuat halaman atau konten pilar menggunakan kata kunci unggulan dan halaman pendukung yang membahas subtopik yang diambil dari kata kunci berekor panjang adalah praktik yang bagus.

Selanjutnya, kita perlu memfilter pencarian kata kunci kita untuk maksud pengguna. Biasanya ada dua kategori luas maksud pengguna yang dapat kita pisahkan menjadi kata kunci (komersial dan informational):

  • Komersial: Kata kunci yang menargetkan orang untuk membeli (“Daging Sapi Murah”).
  • Informasi: Kata kunci yang menargetkan orang yang mencari informasi (“Memulai Bisnis Daging Sapi”).

Untuk mengembangkan kata kunci komersial untuk halaman layanan atau produk tingkat atas dan halaman produk individual, anda bisa menggunakan menggunakan Keyword Planner gratis dari Google Ads.

Google Keywords Planner bahkan memberikan ide tambahan untuk pencarian kata kunci ekor panjang, dan anda dapat memisahkan kata kunci berdasarkan persaingan dan faktor lainnya.

Selain Google Keywors Planner anda juga dapat menggunakan alat seperti Semrush atau Ahrefs.

Kami merekomendasikan alat seperti Semrush atau Ahrefs, yang memungkinkan anda membuat daftar kata kunci dan ide topik menggunakan kata kunci ekor panjang terkait.

Anda bahkan dapat memfilternya menggunakan kata kunci berdasarkan kesulitan, volume, dan tujuan.

Selain itu, alat seperti AnswerthePublic sangat bagus untuk menemukan frasa pertanyaan tambahan.

Google Trends, Semrush, dan Ahrefs juga menawarkan alat yang memungkinkan anda untuk melihat topik dan kata kunci yang sedang tren di industri anda untuk ide-ide yang baru.

Terakhir, intip apa yang dilakukan oleh kompetitor jika anda mencari daftar kata kunci atau topik dan tidak tahu harus mulai dari mana.

Alat seperti Semrush dan Ahrefs dapat menunjukkan siapa kompetitor terbesar anda secara online dan memungkinkan anda untuk menjelajahi kata kunci dan halaman mana yang mengarahkan trafik tertinggi ke domain kompetitor.

Curi kata kunci dan ide konten ini untuk mengoptimalkan situs website anda berdasarkan bentuk konten mana yang memiliki peringkat tertinggi untuk kompetitor anda.

Setelah menyusun daftar kata kunci ke dalam spreadsheet, lalu cocokkan kata kunci unggulan dengan URL navigasi dan gunakan kata kunci ekor panjang untuk membangun topik untuk kalender konten.

3. Buat konten yang berperingkat dan konversi tinggi

Membangun strategi konten marketing dari penelitian kata kunci akan memungkinkan anda mengembangkan otoritas seputar topik dan memenuhi niat pengguna di seluruh channel penjualan.

Pembuatan dan penerbitan konten tingkat tinggi juga dapat membantu anda atau bisnis anda menjadi pemimpin pemikiran di bidangnya masing-masing.

Mari kita lihat cara belajar SEO lainnya dengan melihat faktor-faktor yang memengaruhi peringkat konten:

  • Apa yang dicari pengguna: Pertama dan terpenting, apakah konten anda sudah memenuhi apa yang pengguna cari ? Apakah itu menjawab pertanyaan sebanyak mungkin dan memberikan jawaban yang memuaskan ?
  • Panjang konten: Menurut penelitian HubSpot, panjang blog yang ideal adalah antara 2.100 hingga 2.400 kata. Pastikan konten anda memberikan nilai dan solusi bagi pembaca, dan panjangnya harus diperhatikan dengan sendirinya.
  • Media: Meskipun kami cenderung berfokus pada blog dan konten tertulis, banyak konten yang dapat memperoleh manfaat besar dari video, infografis, atau bahkan podcast. Anda juga dapat mencampur dan mencocokkan konten dengan mendukung video di YouTube dengan PDF atau blog di situs website bisnis anda.
  • Unik: Konten yang berperingkat tinggi cenderung memberikan sesuatu yang unik bagi pembaca, baik itu penelitian orisinal atau topik berbeda yang memicu percakapan.
  • Menghubungkan: Menghubungkan adalah cara yang bagus untuk membantu halaman diindeks, mendapatkan ekuitas tautan tambahan, dan memberi pembaca sumber daya lain saat mereka membaca konten anda.
  • Hyperlinking: Dengan cara yang sama, tautan eksternal sering diabaikan oleh banyak orang, tetapi anda yakin tautan tersebut meningkatkan UX dan memberikan kredibilitas ke situs web Anda. Misalnya, jika Anda menulis tentang kedokteran dan menautkan ke jurnal medis, itu akan memberi tahu Google dan pengguna bahwa penelitian Anda mungkin akurat.
  • Scannability: Konten yang mudah dibaca dan dipindai cenderung memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dan tingkat kunjungan yang lebih tinggi. Kami sarankan agar paragraf tetap pendek (satu hingga dua kalimat) dan pisahkan banyak teks dengan spasi, gambar, iklan, atau video.

Secara umum, dan jika anda lihat, banyak artikel yang kami terbitkan adalah artikel pilar dan panjang (seperti artikel ini yang berisi lebih dari 4000 kata).

Dan kemudian menggunakan kata kunci berekor panjang untuk membuat subtopik.

Jadi, misalnya, setiap langkah dari artikel tutorial ini bisa mewakili subtopik, dan strategi kami akan bisa menjadi lebih rinci dari sana.

Selanjutnya, kita perlu membahas penulisan konten untuk setiap tahapan sales funnel.

Sementara konten informasi dan posting blog sangat bagus untuk menarik trafik, anda juga perlu untuk membuat strategi yang mengubah trafik website menjadi penjualan ketika pengunjung mendarat dan mengunjugi di situs website anda.

Secara tipikal, chanel penjualan akan terdiri dari setidaknya tiga tahap luas berikut:

  1. Kesadaran: Pada tahap ini, orang pertama kali menemukan situs website anda. Konten kesadaran dapat mencakup blog tradisional, kiriman tamu, Tanya Jawab, expert roundup, penelitian, siaran pers, ebook, buku orisinal, atau informasi apa pun.
  2. Pertimbangan/Minat: Pada tahap ini, anda akan terlibat dengan pengunjung sebelumnya untuk menciptakan minat pada bisnis anda. Beberapa konten tahap pertimbangan mencakup eBook, whitepaper, webinar, atau apa pun yang dapat menarik orang untuk menyelesaikan suatu tindakan, seperti mengunduh PDF, berlangganan newsletter, dan lain-lain.
  3. Keputusan: Pada tahap akhir pada sebuah proses terjadinya penjualan, calon pelanggan akan memutuskan apakah akan membeli produk anda atau tidak. Konten tahap keputusan dapat mencakup beberapa bentuk konten yang sama di atas, tetapi dikemas dalam penawaran yang dirancang untuk menyelesaikan penjualan.

Anda akan sering menemukan saluran penjualan pada platform Customer Relationship Management (CRM) jauh lebih kompleks dari ini.

Tetapi ini akan memberikan gambaran dasar tentang bagaimana anda harus mendekati strategi inbound menggunakan konten marketing.

4. Optimalkan setiap halaman website anda untuk mesin pencari

Cara belajar SEO lainnya yang efektif bagi pemula adalah bagaimana cara mengoptimalkan setiap halaman website anda untuk mesin pencari.

Anda telah membuat pondasi yang kuat, memiliki keyword yang populer dan topik yang berkualitas.

Kini anda harus mulai membuat konten halaman, baik produk dan layanan benar-benar dioptimalkan dengan untuk mesin pencari.

Di website ini, telah banyak membahas beberapa faktor peringkat dan SEO teknis, dan sekarang saatnya untuk menyelami faktor pengoptimalan halaman dan SERP.

Pengoptimalan konten untuk mesin pencari erat sekali dalam kaitannya dengan SEO on-page dan kami pernah membahasnya dalam artikel, Penerapan SEO on-page.

Hal-hal penting SEO di halaman yang harus di perhatikan adalah:

  • Penempatan kata kunci: Kata kunci utama harus digunakan secara strategis di dalam judul, pada paragraf pembuka (paragraf pertama), dan secara halus ada pada isi konten dengan penyampaian yang masuk akal.
  • Kata kunci yang terkait secara semantik: Manfaatkan kata kunci yang terkait secara semantik melalui konten di tempat-tempat yang strategis, seperti header dan isi konten untuk menentukan peringkat kata kunci tambahan.
  • Tag H1: Header H1 adalah judul halaman seperti yang muncul di setiap konten. Selalu optimalkan tag H1 dengan kata kunci utama dan pastikan itu relevan dengan teks.
  • Tag H2, H3, dan H4: Tag heading H2, H3, dan H4 adalah header yang lebih kecil di dalam dokumen halaman web yang dimaksudkan untuk mengatur teks ke dalam subtopik. Optimalkan tag ini dengan kata kunci terkait semantik dan ekor panjang.
  • Markup skema (opsional): Markup skema adalah bentuk mikrodata yang dimasukkan ke dalam kode HTML untuk membantu mesin telusur mengindeks halaman website berdasarkan topiknya. Misalnya, ada berbagai bentuk markup skema untuk berbagai topik, lokasi, dan bahkan informasi kontak, jadi jika seseorang mencari nama dan lokasi bisnis anda, halaman website tersebut akan muncul.
  • CTA: Pastikan bahwa setiap halaman website memiliki ajakan bertindak atau biasa disebut Call To Action (CTA) di beberapa titik, yang membujuk pengguna untuk menyelesaikan tindakan yang diinginkan di situs website. CTA dapat menyertakan CTA berbasis teks di dalam konten, tombol CTA, atau bahkan CTA berbasis gambar.
  • Pengoptimalan gambar: Semua gambar harus dikompresi, disajikan dalam format generasi berikutnya, dan dioptimalkan untuk teks alternatif untuk mengindeksnya dalam pencarian gambar Google.
  • Geotag (opsional): Jika anda bersaing dalam SEO lokal, geotag kata kunci dengan kota, negara bagian, dan wilayah tertentu akan membantu peringkat situs website tersebut dalam pencarian “dekat saya” atau “near me”. Webmaster dapat menambahkan geotag ke judul, informasi NAP, atau bahkan gambar apa pun yang diunggah ke CMS mereka. Lihat disini tentang 5 Tips Sukses Lokal SEO
  • Optimasi SERP:
    • Tag judul: Tag judul adalah tautan yang dapat diklik pada SERP dan harus menyertakan kata kunci utama, nama merek, kata perintah, dan terkait dengan dokumen halaman website yang ditautkan. Biasanya0, tag judul tidak boleh lebih dari 60 karakter.
    • Deskripsi meta: Deskripsi meta harus menjelaskan halaman website yang ditautkan dan menyertakan kata kunci utama dalam deskripsi dan ajakan bertindak (CTA). Deskripsi meta tidak boleh lebih dari 160 karakter.
    • Google Profil Bisnis: Situs website anda, seharusnya wajib membuat halaman listing pada Google Profil Bisnis dan melokalkannya untuk wilayah geografis yang mereka layani. Tentang Google profil bisnis, sebelumnya Google My Business.

Selain SEO On-Page di atas, salah satu strategi belajar SEO untuk pemula adalah SEO off-page dan SEO lokal. Lihat artikel berikut tentang Praktik terbaik lokal SEO.

Dan yang menjadi paling penting dan faktor peringkat adalah bagaimana membangun link building yang hebat.

Menurut penelitian, link masuk (backlink) masih merupakan faktor peringkat yang kuat, meskipun kualitas tautan mengalahkan kuantitas atau jumlahnya.

Ada banyak strategi membangun link untuk digunakan, dari HARO hingga guest post.

Untuk memulai membangun link building, anda harus tetap membuat konten yang bagus.

Kemudian, membuat konten itu diakses oleh setiap orang, dan orang akan mulai mengutipnya dan memberikan tautan.

Beberapa cara berikut adalah cara tradisional untuk membuat link building ke situs website anda:

  • Selalu buat konten yang berkualitas (evergreen) untuk ditautkan ke situs website lain.
  • Gunakan tools untuk menelusuri situs yang dapat dihubungi untuk membuat link.
  • Guest post di situs lain untuk tautan masuk (backlink) ke situs website anda.
  • Kelola jangkauan manual menggunakan alat backlink seperti Semrush atau Ahrefs.
  • Cari peluang tautan dari kompetitor dengan menggunakan tools seperti Semrush atau Ahrefs.
  • Tolak semua link toxic yang diidentifikasi oleh tools Semrush atau Ahrefs.

Ada tools alternatif gratis selain Semrush, gunakan data yang ada pada Google Search Console.

6. Bagikan dan promosikan konten anda

Meskipun telah banyak dibahas beberapa strategi untuk membantu peringkat konten menjadi tinggi dan memperoleh beberapa backlink secara manual, tetap saja itu semua belum cukup.

Anda juga harus fokus pada berbagai strategi penjangkauan yang dirancang untuk mengarahkan perhatian orang ke situs website kita.

Di bawah ini adalah beberapa strategi yang telah kami uraikan untuk membantu mengarahkan trafik langsung ke konten yang telah anda buat dan membantu peringkatnya naik lebih tinggi.

  • Bagikan (share) konten anda di saluran media sosial situs website anda. Selain anda yang melakukan, biarkan orang melakukannya dengan menyediakan tombol share media sosial pada halaman. Lihat artikel ini untuk cara membuat tombol share media sosial di website.
  • Promosikan konten dalam dalam iklan sebagai halaman pendaratan (landing page).
  • Bagikan konten di komunitas online yang relevan.
  • Ubah konten menjadi video atau podcast untuk dibagikan di berbagai platform, seperti Spotify dan YouTube.
  • Promosikan konten dalam kampanye email dengan daftar prospek yang anda miliki.
  • Menampilkan konten dalam buletin bulanan (newsletter) kepada orang-orang yang berlangganan.
  • Tag influencer yang mungkin tertarik dengan konten anda di postingan media sosial anda.
  • Tulis tentang influencer atau pemimpin pemikiran dan kirimkan salinan email kepada mereka untuk dibagikan.
  • Undang penulis tamu (guest post) di situs website anda dengan audiens yang besar untuk mengarahkan trafik ke blog.
  • Publikasikan ulang konten dari blog dalam sebuah ebook yang dapat dipromosikan dan diiklankan melalui saluran marketing outbond dan inbound.
  • Tambahkan tagar atau kata kunci yang sedang tren ke posting media sosial untuk membantunya memperoleh visibilitas.
  • Menampilkan konten secara mencolok di beranda atau situs website dan layak untuk dilihat.
  • Tautkan ke konten secara internal untuk membantu memberi peringkat pada teks jangkar tertentu dan untuk meneruskan ekuitas link ke halaman.

Masih banyak strategi lagi untuk mempromosikan konten, terutama jika anda mencoba memberi peringkat di media tertentu seperti TikTok, Substack, Twitter, atau tempat lain.

7. Fungsikan data analitik

Alat analitik terpenting yang selalu kami rekomendasikan untuk bisnis apa pun adalah Google Analytics (GA) dan Google Search Console (GSC) yang bisa digunakan secara gratis.

Tools analitik juga akan memberi tahu halaman mana yang mendorong lalu lintas paling banyak dan mana yang membutuhkan promosi lebih besar.

Namun, agar lebih terperinci, anda perlu melihat Google Analytics untuk memeriksa bagaimana orang terlibat dengan konten yang telah anda buat.

Sebaiknya siapkan target atau jalur konversi untuk melacak berapa banyak orang yang menyelesaikan tindakan yang diinginkan di situs website anda.

Coba untuk menggunakan behaviour flow yang ada pada Google Analytics untuk menunjukkan jalur yang diambil pengguna saat mereka membuka situs website.

Buat dan gunakan Key Performance Indikator (KPI) yang disediakan GA untuk melakukan perubahan pada situs website jika diperlukan.

Beberapa point KPI yang paling penting adalah:

  • Tingkat konversi: Berapa banyak orang yang menyelesaikan tindakan yang diinginkan, seperti melakukan pembelian.
  • Tingkat pentalan (bounce): Berapa banyak orang yang meninggalkan halaman website tanpa mengunjungi halaman yang lain.
  • Waktu rata-rata di halaman: Berapa lama orang menghabiskan waktu di halaman? Apakah mereka benar-benar membaca konten anda atau membaca sepintas lalu keluar?
  • Saluran (Chanel): Dari mana asal trafik (yaitu, organik, langsung, atau berbayar), dan mana yang harus di prioritaskan?
  • Perangkat (Device): Di perangkat mana orang menelusuri bisnis anda?
  • Lokasi (Location): Apakah trafik situs website di optimalkan untuk bersaing secara lokal?

Selain itu, Google Search Console juga merupakan alat sangat bermanfaat yang memungkinkan untuk melihat berapa banyak tayangan yang dihasilkan dan berapa banyak orang yang mengklik tautan.

Kesimpulan, Cara Belajar SEO Untuk Pemula

Sekarang setelah anda telah memahami dasar-dasar SEO dan cara belajar SEO secara mendalam, anda akan mempelajari lebih lanjut saat memecahkan masalah-masalah yang di temukan selama kampanye.

Mungkin ada banyak kesalahan dari beberapa pengoptimalan SEO. Tetapi kesalahan itu tidak akan membuat anda rugi.

Seperti kami jelaskan sebelumnya bahwa SEO adalah praktik dengan biaya rendah dan menghasilkan ROI tinggi.

Cara belajar SEO yang efektif adalah bagaimana mengaitkan berbagai elemen SEO (seperti konten, promosi, dan branding).

Artikel terkait :