Link Building, Apa Manfaatnya Untuk Bisnis eCommerce

link building website ecommerce

TokoDaring.Com – Link Building, Apa Manfaatnya Untuk Bisnis eCommerce. Apapun bisnis online anda, terlebih website bisnis eCommerce, maka trafik adalah oksigen bagi bisnis itu.

Artikel terkait

Mastodon Social Media

Namun bagi sebuah bisnis, baik mapan atau tidak, trafik bisa dengan mudah saja di dapatkan.

Karena secara umum trafik di bagi kedalam 2 jenis yang paling umum, Trafik organik (organic traffic) dan paid traffic.

Beriklan adalah salah satu dari jenis paid traffic dan mungkin sudah ada dalam program promosi bisnis.

Anda buat kreatif dan campaignnya, lalu beriklan pada platform atau jaringan periklanan.

Trafik organik vs trafik berbayar ?

Kenapa bisnis eCommerce harus memaksimalkan sumber trafik organik ? Simak alasan-alasannya pada artikel kami berikut, Trafik organik vs trafik berbayar untuk bisnis eCommerce.

Tapi selalu ada alasan bahwa bisnis eCommerce anda membutuhkan sumber traffic organik sebagai yang utama. Karena seharusnya paid traffic adalah komplemen sumber trafik organic anda.

Trafik organik adalah kunjungan ke website anda melalui sebuah query pencarian yang di lakukan oleh mesin pencari.

Misalnya, anda mengetikan kata “toko online adalah“, lalu menemukan beberapa konten hasil pencarian baik berupa tulisan, video, gambar dan jenis konten lainnya.

Ketika anda mengklik dan mengunjungi website tersebut, maka website tersebut mendapatkan 1x trafik organiknya.

Lalu bagaimana caranya untuk mendatangkan trafik yang organik ? Sebuah konten website tidak cukup untuk berada pada halaman hasil pencarian saja.

Tapi juga harus mendapatkan klik, maka konten tersebut harus ada pada urutan hasil pencarian yang secara logis akan di klik oleh orang.

Artikel ini tentang link building, satu parameter yang di yakini sangat kuat sebagai faktor pemeringkatan.

Juga bagaimana memaksimalkan link building website eCommerce sebagai saluran trafik yang kuat.

Jika link building merupakan salah satu faktor pemeringkatan (ranking factors), lalu apa itu link building ?

Link building adalah sebuah struktur yang saling berkaitan konteksnya baik konteks di dalam website itu sendiri, maupun dengan website lain.

Secara umum ada dua jenis link yang ada pada website, internal link dan eksternal link.

Mari sepakati bersama tentang pengertian internal link. Internal link adalah jenis link pada satu halaman website yang menuju ke halaman atau sumber lain masih pada website atau domain yang sama.

Tautan internal yang mengarah ke halaman tertentu yang relevan akan menjadi sinyal mesin pencari bahwa halaman tersebut adalah halaman penting.

Sedangkan eksternal link adalah jenis link yang masuk ke website anda (inbound link) dan berasal dari sebuah situs website lain.

Oh my… betapa berharganya inbound link karena bisa menjadi sebagai penunjuk jalan bagi orang yang sedang bepergian.

Link internal dan eksternal itulah yang menjadi pondasi link building anda. Dan secara khusus link eksternal yang akan membangun otoritas bagi website eCommerce anda.

Kini kita tau apa itu internal link dan eksternal link. Juga fakta bahwa mesin pencari memperlakukan inbound link sebagai sumber untuk menaikan popularitas.

Kini waktunya untuk merumuskan sebuah strategi membangun link building.

Pada akhirnya, tujuan dari strategi internal link dan eksternal link adalah untuk mendatangkan trafik website yang organik.

Mesin pencari mungkin akan membantu agar bisnis eCommerce anda dapat berkembang.

Tapi, pastikan bahwa link tersebut bertujuan untuk menavigasi pengunjung website ke artikel atau produk yang di butuhkan, dan bukan yang mesin pencari inginkan.

Berikut ini kami memiliki beberapa praktik terbaik untuk membangun struktur internal link yang berkualitas.

Memaksimalkan internal link seharusnya bertujuan untuk mengoptimalkan visibilitas website. Banyak orang “lebih memikirkan” eksternal link ketimbang internal link.

Sebagian rela membayar hanya untuk mendapatkan satu buah eksternal link.

Internal link bukan hanya sekedar tautan teks anchor pada sebuah halaman konten yang disematkan dengan metode <a href>.

Seksi navigasi atau menu, artikel terkait di bagian sidebar atau informasi teknis website anda juga merupakan sebuah link.

Jadi, internal link pada dasarnya adalah sebuah jalan yang menuntun pengunjung website anda untuk mendapatkan informasi yang relevan dari apa yang mereka dapat sebelumnya.

Website eCommerce tentu akan lebih kompleks jika di bandingkan jenis website lainnya.

Selain ada beberapa kategori konten, website eCommerce juga berisi ratusan bahkan ribuan produk yang sudah di klasifikasi dalam banyak kategori.

Internal link di website eCommerce seharusnya dapat membentuk struktur website.

Baik pengunjung manusia ataupun bot mesin pencari atau biasa disebut crawler akan mengandalkan internal link agar dapat menemukan halaman lainnya di situs website anda.

Mesin pencari lalu akan mengindeks postingan konten dan halaman produk berdasarkan topik, kategori atau variasi taksonomi lainnya.

Bot crawler juga akan mengidentifikasi teks tautan (anchor) untuk mencari tahu tentang apa website eCommerce tersebut dan keterkaitannya dengan halaman lainnya.

Memaksimalkan internal link dengan skema piramida tampaknya adalah cara konventional yang paling mudah dan juga ampuh untuk menaikan trafik organik website eCommerce.

Akan lebih mudah jika skema piramida anda lakukan ketika pertama kali anda membangun sebuah website.

Buatlah perencanaan konten dan produk dengan menulisnya pada lembar rencana.

Mulai dari niche website yang ingin anda bangun ? Produk apa yang ingin di jual ? Berapa halaman yang akan di buat ? Berapa kategori dan tag (konten maupun produk) yang ada.

Tujuannya adalah membuat artikel dan produk anda terbitkan benar-benar bersirkulasi dan relevan satu sama lain.

Kami pernah menulis tentang poin-poin rencana membuat toko online. Perencanaan yang baik dalam membangin sebuah website akan membantu mendapatkan hasil yang maksimal menjaring trafik kunjungan ke website anda.

Tentang berapa banyaknya jumlah internal dan eksternak link yang disematkan tidak juga mencerminkan bahwa hal tersebut adalah yang terbaik.

Memang masih tidak ada batasan mengenai jumlah link yang bisa di sematkan. Namun satu yang pasti adalah link tautan itu harus relevan, atau saling berkaitan konteknya.

Baik link internal maupun eksternal, seharusnya adalah yang mengaitkan antar konten yang relevan.

Ketika anda menerbitkan sebuah konten informasi produk merk A, maka anda bisa mengaitkannya pada halaman produk merk A itu.

Begitu juga dengan link eksternal, konten di website anda mengarah pada konten website lain dan masih dalam bahasan atau topik yang sama.

Ketika anda menautkan konten ke konten di website lain yang relevan.

Mengembangkan otoritas website dengan konsep E-A-T

Anda mungkin dengan mudah membuat tautan ke website lain. Padahal, yang menjadi harta karun adalah ketika ada website lain yang membuat tautan ke website anda (backlink).

Pertanyaannya adalah bagaimana cara agar website lain mau membuat tautan itu ?

Tampaknya konsep yang di sebut EAT akan menjadi PR anda. Apa itu EAT ? E-A-T merupakan kependekan dari Expert, Authoritative, Trustworthy.

Dan anda harus mulai untuk mengimplementasikan konsep ini pada website bisnis eCommerce anda.

Tentunya, mendapatkan backlink akan lebih mudah ketika website anda di pandang sebagai ahli (Expert), memiliki otoritas (Authoritative) dan dapat di percaya (Trustworthy).

Ini beberapa point bagaimana menerapkan konsep EAT pada website eCommerce anda.

  • Fokus pada industri.
  • Desain yang selaras.
  • Melibatkan praktisi ahli.
  • Diversifikasi konten.
  • Menjawab pertanyaan audiens.

Lebih lengkap dan lebih detail tentang konsep EAT, kunjungi artikel kami, konsep Google EAT Dan YMYL unuk memboost SEO website.

Bangun pengalaman positif pengunjung website eCommerce

Strategi membangun link building dengan konsep E-A-T di atas mungkintidak mudah dan tidak bisa instant.

Kami yakin untuk mendapatkan otoritas itu akan memerlukan waktu yang lumayan panjang.

Maka alternatif apa yang dapat anda lakukan sekarang ? Jawabannya adalah dengan membangun pengalaman positif (user experiences) pengunjung website eCommerce anda.

Dengan memberikan hal yang positif di awal kedatangan mereka mungkin akan membuat pengunjung untuk datang lagi dan lagi hingga akhirnya membeli produk.

Memunculkan kesan positif bukan hanya dengan desain website yang bagus, tapi juga isi dan kualitas konten yang anda buat.

Jangan pernah biarkan konten yang anda terbitkan buat tanpa adanya link internal.

Pastikan semua halaman di website anda menyertakan link internal meskipun itu menuju ke halaman “tentang kami” atau “kontak kami”.

Dengan begitu pengunjung tidak berhenti pada halaman tersebut. Plugin SEO bisa membantu anda memaksimalkan link building baik secara internal maupun external.

Beberapa memiliki kemampuan untuk mengingatkan anda bahwa, konten yang hendak di terbitkan masih belum memiliki link.

Manfaatkan layout section

Membangun link building bukan hanya sekedar membuat link menggunakan anchor teks dan tag <a href>.

Membuat menu navigasi yang sticky juga merupakan bagian dari membangun link building secara internal.

Memaksimalkan tata letak (layout) termasuk mendesain bagian sidebar lalu mengisinya dengan beberapa produk unggulan.

Atau dengan mendesain bagian footer dengan menampilkan artikel-artikel populer juga bisa membantu pengunjung betah dan mungkin memutuskan untuk membeli produk.

Pastikan website eCommerce anda bisa di index dan di crawl

Membangun link building selain untuk memudahkan pengunjung manusia juga di tujukan agar mesin pencari mengerti konteks produk anda yang kompleks.

Maka pastikan bot mesin pencari dapat merayapi setiap halaman yang ada di website.

Semua usaha menjadi sia-sia jika halaman anda baik secara sengaja maupun tidak sengaja memblock kunjungan bot crawler.

Periksa file robots.txt dan pastikan anda tidak memasukan perintah directive yang salah kepada bot perayap.

Membuat sitemap dalam jenis file XML juga dapat membantu agar mesin pencari memahami struktur website anda.

Sebaliknya membuat halaman sitemap versi HTML bisa memberikan navigasi yang jelas kepada pengunjung tentang bagian-bagian pada website eCommerce anda.

Hal penting lainnya yang bisa anda lakukan untuk membangun link building adalah dengan memperbaiki link atau tautan yang rusak (404 not found) secara berkala.

Termasuk memeriksa kompatibilitas konten pada layar tampilan yang lebih kecil.

Link atau tautan yang rusak dapat menghentikan laju bot mesin pencari ketika sedang merayapi jalur-jalur link di website.

Hal tersebut dapat mencegah mereka untuk menemukan dan mengindeks halaman yang lain.

Gunakan tools dan perbaiki satu demi satu tautan yang rusak di website eCommerce anda secara teratur.

Faktanya anda memang tidak perlu untuk membeli backlink. Algoritma mesin pencari yang berubah justru membuat struktur link di website anda menjadi rapuh ketika menempuh jalan itu.

Meskipun anda tentu saja di anjurkan untuk mencoba metode guest post di website yang lebih profesional dan memiliki otoritas yang lebih tinggi.

GET THE BEST APPS IN YOUR INBOX

Don't worry we don't spam

      Shopping cart