in

5 Cara Produktif Kerja Dari Rumah

Anda telah secara mantap mempertimbangkan transisi bisnis ke model kerja distributed, dan ternyata ada banyak cara-cara produktif kerja dari rumah untuk menunjang bisnis anda!

TokoDaring.Com – 5 Cara Produktif Kerja Dari Rumah. Sejak pendemi virus china dan memaksa perusahaan untuk mempekerjakan karyawannya dari rumah. Banyak keraguan para pemberi kerja bahwa cara itu akan bisa seefektif bekerja terpusat dari kantor.

Namun, kini banyak perusahaan yang mulai merekrut karyawan baru dengan langsung mempekerjakan mereka dari rumah.

Termasuk juga mungkin anda yang baru memulai bisnis dan ingin membuka lapangan kerja. Anda memiliki pilihan untuk mempekerjakan karyawan secara terpusat dari kantor atau dari rumah mereka.

Baca juga : menjadi entrepreneur sukses.

Berkaca dari distributed company

Perusahaan seperti atau yang disebut dengan distributed company biasanya memiliki sebaran karyawan dimana kustomer atau pengguna mereka berada.

Katakanlah bisnis anda mungkin berpusat di jakarta, tapi memiliki layanan yang di gunakan oleh kustomer yang tersebar di beberapa provinsi di indonesia, atau di beberapa kota di asia tenggara.

Mempekerjakan karyawan di kota-kota tersebut dan mengijinkan mereka untuk bekerja dari rumah masing-masing atau dari manapun mereka mau mungkin lebih efisien daripada membuka kantor cabang.

Tetapi ada beberapa hal yang harus dipikirkan dan beberapa langkah untuk di ambil sebagai cara produktif kerja dari rumah bagi karyawan yang tersebar di beberapa lokasi.

Cara produktif kerja dari rumah

Karena tidak semua jenis pekerjaan atau bisnis bisa mengadopsi model kerja seperti ini. Maka ada beberapa hal yang perlu di perhatikan sebelum anda mengambil keputusan untuk mengimplementasikannya.

1. Pekerjaan jarak jauh bukan untuk semua orang

Yang harus di ingat, bahwa pekerjaan adalah tentang apa yang di lakukan, bukan dari mana itu di lakukan.

Banyak karyawan dan perusahaan yang biasa bekerja dan beraktifitas di kantor tidak bisa begitu saja mampu beralih ke metode kerja remote.

Bahkan untuk karyawan terbaik sekalipun, mereka mungkin tidak bisa mengimplementasikan atau beradaptasi dengan model kerja seperti ini.

Dibutuhkan jenis orang tertentu untuk bisa bekerja bahkan dari lingkungan terpencil sekalipun. Yaitu orang-orang yang memiliki motivasi dan mampu bekerja tanpa ada supervisor yang mengawasi.

Ketika anda berfikir untuk mengimplementasikan model kerja dari rumah untuk bisnis yang anda jalankan, maka anda harus (lebih) kenal dengan masing-masing karyawan anda.

Lalu memilih mana yang dapat bekerja dari rumah dan mana yang tidak. Tapi masalahnya anda tidak ingin atau tidak mungkin membuka kantor cabang di lokasi lain.

Merekrut mereka dengan benar-benar selektif untuk mengetahui karakter kerja mereka.

Anda harus mampu melihat seseorang yang berkeinginan untuk berkembang secara mandiri dan memiliki dedikasi yang cermat terhadap manajemen waktu.

Mengevaluasi kemampuan masing-masing karyawan sebelum benar-benar beralih ke model kerja remote adalah salah satu cara produktif implementasi kerja dari rumah.

2. Perhatikan tentang koneksi

Proses onboarding karyawan adalah yang harus dilewati ketika merekrut karyawan baru. Dan pikirkan bagaimana karyawan yang satu dengan lainnya bisa terkoneksi di awal-awal kerja mereka.

Cara kerja terpusat di kantor sangat memungkinkan untuk mereka melakukan perkenalan. Dan itu penting karena masing-masing dapat bertemu dan menemukan fungsi kerja mereka masing-masing.

Karyawan yang baru bergabung dan tidak kenal dengan rekan-rekan kerja sebelumnya mungkin akan dapat menimbulkan masalah di kemudian hari.

Maka untuk membangun cara produktif kerja dari rumah adalah dengan mempertemukan karyawan baru dengan karyawan lama di awal waktu bergabungnya mereka.

Untuk mewujudkan proses pertemuan yang akan menjadi rutin itu juga diperlukan beberapa tools yang mampu menampakan wajah mereka.

Dan masing-masing juga harus dapat berbicara baik soal urusan yang berkaitan dengan pekerjaan atau yang tidak, misalnya tentang keluarga, hobi dan minat para karyawan.

Itu berarti anda mungkin memerlukan sebuah tim yang khusus dibentuk untuk membantu proses asimilasi karyawan.

Tim ini (yang mungkin berada di dalam departemen HRD) harus mampu membangun budaya dan mengekspresikan nilai-nilai inti perusahaan dengan para karyawan di lokasi yang berbeda.

Menggunakan tools konferensi seperti zoom atau google meet dan setidaknya sekali dalam seminggu menggabungkan dalam sebuah meeting dimana staf dapat saling bertatap muka secara online.

Izinkan mereka untuk membuat ruang untuk diri mereka sendiri melalui grup zoom berdasarkan minat pribadi dan profesional.

3. Menyediakan alat komunikasi sepenuhnya

Mengimplementasikan sistem kerja distribusi akan sepenuhnya bergantung pada alat komunikasi. Harus di pertimbangkan dengan jelas alat apa yang terbaik untuk mendukung model pekerjaan itu.

Tapi anda bisa mengaturnya dan tidak semua karyawan mendapatkan alat dengan porsi yang sama.

Misalnya, orang dengan bidang kerja tertentu mungkin memerlukan lebih besar alat penyimpanan data. Sedangkan yang lainnya memerlukan kamera dengan resolusi yang bagus

Yang pasti, karyawan yang bekerja dari rumah membutuhkan teknologi yang andal dan juga protokol yang aman untuk menggunakan teknologi secara efektif dan efisien.

Sebelum memutuskan untuk pindah ke model kerja remote, coba pikirkan mana yang paling cocok dan efisien, mengingat alat dan metode komunikasi yang tersedia saat ini ada begitu banyak.

4. Menetapkan tujuan dan sasaran

Setiap bisnis pasti memprioritaskan hal ini, dengan menetapkan tujuan dan target perusahaan dan masing-masing harus memberikan kontribusinya.

Harapan dan kewajiban para karyawan harus ditetapkan dari sejak awal. Menetapkan sasaran kerja pada masing-masing harus dilakukan dengan cara yang spesifik.

Misalnya anda tidak dapat hanya mengatakan bahwa “penjualan harus meningkat”.

Tetapi masing-masing karyawan dibidang penjualan harus mendapatkan angka yang di tetapkan sebagai target mereka hingga semuanya bisa dikatakan meningkat.

Tantangannya adalah bagaimana keberhasilan atau kegagalan di masing-masing karyawan dapat dilacak dengan model kerja jarak jauh itu.

5. Tetap mengingat tentang pentingnya interaksi langsung

Bagaimanapun, manusia adalah makhluk sosial, dan masing-masing menginginkan pergaulan dan membuat koneksi.

Bahkan dalam organisasi yang sepenuhnya terdistribusi (fully distributed), nilai pergaulan adalah yang tidak dapat dihindarkan.

Sangat penting bagi anda, sebagai pemilik bisnis, untuk tetap memahami bahwa keunggulan model kerja tatap muka tradisional masih akan tetap berlaku.

Mengadakan gathering di suatu lokasi yang dipilih dimana semua dapat berkumpul adalah cara efektif.

Di sini anda mungkin perlu untuk merogoh kas perusahaan untuk itu dan tidak perlu membebankannya ke karyawan.

Kesimpulan, cara produktif kerja dari rumah

Mengimplementasikan model kerja remote, mungkin akan sangat membantu menghemat biaya.

Dan ini sebenarnya memberikan pemahaman kepada kita ada begitu banyak cara yang dapat menghubungkan satu dengan yang lain dan cara-cara produktif kerja dari rumah lainnya.

Selalu ada tantangan baru untuk dapat diatasi dan selalu ada kesempatan baru yang terbuka. Kini apakah anda telah secara mantap mempertimbangkan transisi ke pekerjaan remote untuk bisnis anda?

Written by TokoDaring

Toko Daring - Dari tahu tempe hingga script PHP. TokoDaring.Com, 'majalah' online, sumber dan referensi teknis yang terpercaya dan berguna untuk membangun dan memaksimalkan performa bisnis & industri toko online, teknologi, makanan, budaya, olahraga dan apa saja. Kami tidak mengikuti hal-hal yang viral tetapi peduli dengan konten berkualitas dan literasi.

seo toko online

SEO Toko Online (Halaman Produk eCommerce)

niche blog yang paling menguntungkan

4 Niche Blog Yang Paling Menguntungkan